Thursday, October 6, 2016

Corat-Coret One Piece Chapter 842: The Power of Fullness


Chapter yang benar-benar menarik dan menyenangkan. Penuh kejutan dan tawa dimana-mana. Setelah beberapa chapter tampil serius dan depresif, plot One Piece kembali ke akarnya sebagaimana manga yang ingin digambar Oda. Konyol tanpa melupakan sisi keren dan menghiburnya. Lakon utamanya tentu masih dipegang kapten kita yang bodoh. Tapi karena bodohlah Luffy menjadi kapten (Zoro). Seperti kata Oda, seserius apapaun ceritanya, Luffy akan tetap melar dan membesar. Jadi, kesempatan bercanda akan selalu terbuka. Tak terkecuali kali ini. Pertarungan Luffy dan Cracker yang semula terlihat serius dan sulit perlahan berubah. Untuk ke sekian kalinya kapten kita membuat pertunjukan pertarungan mengundang tawa seperti ini. Tone-nya benar-benar berbeda 180o dengan chapter kemarin. Mungkin Oda tak mau lama-lama membuat pembacanya larut dalam kesedihan.
Mungkin ini menjadi pertanyaan, bagaimana caranya Luffy memakan prajurit Cracker yang kuat tersebut? Padahal sebelumnya butuh pukulan dalam mode Gear 4th untuk menghancurkan satu orang prajurit Cracker. Tapi kemudian Luffy malah memakannya. Jawabannya ada pada sosok Nami. Ini sebenarnya sudah menjadi perbincangan yang kemudian membuat semuanya menjadi make sense setelah diungkap disini. Dengan kemampuan pengendalian cuaca yang dikuasainya, Nami menciptakan hujan buatan yang membuat semua prajurit biskuit Cracker menjadi lembek. Tentu saja air akan membuat biskuit menjadi lembek, mudah bagi Luffy untuk memakan prajurit biskuit tersebut. Hal yang mungkin tak akan pernah terpikirkan oleh Kid, Scratchmen, Bege maupun Urouge, rekan Luffy sesama Supernova. Semenjak chapter 838, Nami sudah menjadi bos yang berkuasa atas Seducing Woods dan semakin jumawa karenanya.
Sesuai dugaan, chapter ini menjadi akhir pertarungan Luffy dan Cracker setelah sebelas jam lamanya. Luffy juga sudah mencapai batas untuk memakan prajurit biskuit Cracker lagi. Dan Booomm!! Gear 4th Tank Man yang dengan seketika menghempaskan Cracker ke ujung Dunia Baru. Apakah itu Raftel? Haha. LOL. Gear 4th Tank Man ini lebih seperti versi upgrade atau versi 2.0 dari Gear 4th sebelumnya, Bound Man. Lebih besar dan lebih kuat tentunya. Gear 4th sendiri rupanya masih menyimpan hal-hal menarik yang mungkin akan kita jumpai di chapter-chapter mendatang. Jurus-jurus Gear 4th yang lain pun masih berpotensi bermunculan di masa depan. Untuk itu, simpan dulu sejenak angan akan kemunculan Gear 5th. Kalau pun memang nantinya akan ada Gear 5th, pasti memakan waktu yang lama. Atau lebih buruk, Gear 5th tidak pernah ada. Haha. Oh, ya, kalau diperhatikan, dalam mode Tank Man, luka di dada Luffy tidak terlihat sama sekali. Apakah ini juga sebuah kesalahan atau memang disengaja?
Di tempat lain, Chopper dan Carrot sedang main kucing-kucingan dengan Brulee. Penampakan mereka pun terlihat oleh penduduk Whole Cake yang tengah bercermin. Satu hal yang bisa dibilang wajar mengingat dunia cermin Brulee terhubung dengan semua cermin yang ada di Whole Cake. Meski begitu Chopper dan Carrot tidak bisa keluar begitu saja dari dunia cermin Brulee. Sampai saat inipun belum ada tanda-tanda solutif yang diambil mereka berdua selain lari, apalagi jeratan rantai masih membelenggu mereka. Tidak banyak yang bisa digali dari sini. Kita lihat saja kelanjutan aksi kejar-kejaran nenek sihir, rusa dan kelinci di chapter mendatang. Lagipula si kelinci tampak mulai kelelahan. Bagaimana Cho-niki menyikapinya?
Wajah Sanji yang sudah tak berbentuk setelah dihajar saudara-saudaranya kembali normal setelah diberi masker wajah yang diberikan Reiju. Tidak hanya menghilangkan bengkak/bonyok Sanji untuk sementara, masker tersebut juga membantu proses penyembuhan. Lagi-lagi Reiju menolong Sanji. Semoga saja ini bukan yang terakhir meski Reiju berkata sebaliknya. Dan tiba waktunya bagi dua keluarga mempelai untuk saling bertemu di istana. Tidak ada jalan kembali bagi Sanji. Ritual menuju pelaminan semakin dekat. Dimulai dengan pertunangan, saling bertukar hadiah antar masing-masing keluarga. Bila tukar hadiah (dalam arti seharusnya) benar-benar terjadi, hadiah apa yang kelak akan diberikan masing-masing keluarga? Mungkin akan menarik bila Big Mom menyerahkan harta yang didapatnya dari pertukaran permen yang dimakan Luffy di Fishman Island. Ya, kita semua tahu jika salah satu diantara kotak tersebut tersimpan bom yang suatu saat akan meledak. Kemungkinan ini memang kecil, tapi bila pertukaran benar-benar terjadi, kemudian bom tersebut benar-benar meledak karena satu dan lain hal, kira-kira apa yang akan terjadi ya?
Tidak seperti yang banyak orang kira (termasuk saya), ternyata sikap gentleman Sanji yang sangat menghormati kaum hawa didapat dari seorang Zeff. Awalnya kita menganggap sikap tersebut adalah buah peninggalan sang ibu. Karena selama melihat sosok Zeff, kita tidak pernah melihat sisi tersebut dalam dirinya. Namun ketika Reiju beberapa kali dibuat terkejut dan terkagum dengan sikap Sanji yang satu itu membuat hal ini cukup beralasan. Prinsip untuk tidak pernah melawan wanita sudah menjadi aturan dunia yang sudah ada sejak zaman dinosaurus. Begitu katanya. LOL. Dan sudah menjadi tugas orang tua untuk mengajarkan anaknya akan aturan tersebut. Secara tidak langsung apa yang dikatakan Zeff adalah bentuk pengakuan yang tidak didapat Sanji dari ayah kandungnya sendiri. Perkataan yang akhirnya menyentuh palung terdalam hatinya. Hingga ia membulatkan tekad untuk patuh pada aturan tersebut, bahkan jika nyawa yang menjadi taruhannya.
Ada perihal yang mengganjal pada chapter 840 dan 841, apalagi kalau bukan gelang peledak yang sudah tidak ada lagi ditangan Sanji. Berpikir bahwa gelang tersebut dilepas karena dengan ancaman Zeff saja sudah membuat Sanji terintimidasi memang mudah untuk menyebutnya demikian. Namun menurut saya, justru itu adalah bentuk inkonsistensi sekaligus kehilangan unsur “greget” dari plot yang telah dibangun sebelumnya. Gelang tersebut dipasang untuk mencegah Sanji melarikan diri. Dan satu-satunya orang yang memegang kunci untuk membuka gelang tersebut hanyalah Big Mom. Baik keluarga Vinsmoke maupun Big Mom belum bertemu lagi sejak kapal Germa 66 berlabuh. Dan ketika melihat gelang Sanji menghilang hanya dengan berpindah ruangan, rasanya siapapun pasti mempertanyakan hal ini. Saat itupun tidak ada orang lain yang cukup berpengaruh yang ditemui Sanji selain kenyataan bahwa Yonji mengajaknya masuk sebuah laboratorium. Lagipula semenjak Sanji bertemu keluarganya, semua yang ada, tampak tak mudah untuk dilakukan. Dengan kata lain, memang sulit rasanya menyebut gelang tersebut terlepas begitu saja.
Dugaan bahwa itu adalah kesalahan penggambaran dari pihak Oda (termasuk asisten dan editor) adalah yang paling mungkin. Sayapun mempercayai hal ini sedari awal. Kecuali jika memang Oda sengaja membuatnya demikian. Tapi jelas itu akan jadi plot hole yang besar. Dan disini, kita diperlihatkan lagi bahwa gelang tersebut masih menempel ditangan Sanji. Ini memang sedikit membingungkan. Tapi sepertinya memang terdapat kesalahan (atau kelupaan) dalam kasus terlepasnya gelang peledak yang dipakai Sanji pada chapter 840 dan 841 (walaupun sedikit aneh karena sepanjang dua chapter, hal ini tidak disadari sama sekali baik oleh Oda, asisten ataupun editornya). Sebenarnya, kesalahan penggambaran seperti ini bukan pertama kalinya dialami Oda. Bahkan di chapter pertama, Oda sempat lupa membuat tiga goresan pada Jolly Roger Akagami yang diakui Oda sendiri itu membuatnya kesal. Semoga kesalahan pada kasus gelang Sanji bisa diperbaiki pada versi tankoubon-nya. Ya, apapun itu, pada intinya gelang Sanji telah kembali terpasang di chapter ini.
Luffy telah menyelesaikan urusannya dengan Cracker yang diutus Big Mom untuk menghadangnya. Nami pun telah menjadi ratu baru Seducing Woods yang menguasai seluruh hutan. Semoga kekuasaan Nami ini berimbas pada langkah yang memudahkan mereka bertemu Sanji. Big Mom mungkin tak akan tinggal diam bila mengetahui hal ini. Sementara Sanji sedang menuju istana dan semakin mendekatkan diri dengan pernikahannya. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi ke depan. Kita lihat saja nanti. Yang pasti, minggu depan One Piece libur!