Thursday, December 31, 2015

Catatan Nonton #Desember’15

FINALLY! Genap sudah dua tahun post Catatan Nonton di blog saya ini. Tak terasa ternyata post bulanan ini sudah memasuki edisi ke-24 semenjak saya memulai merangkum kumpulan review pendek dari film yang saya tonton selama satu bulan dalam post berlabel Catatan Nonton ini. Telah banyak judul-judul film yang masuk daftar ini semenjak memulainya pertama kali. Tak mudah sebenarnya untuk konsisten menulis post bulanan seperti ini (apalagi saya pemalas). Belum lagi mood nonton yang mulai fluktuatif di tahun kedua ini. Hal yang sesungguhnya berbeda di tahun pertama dimana hasrat saya menonton film sangat menggebu-gebu. Tapi untungnya itu tidak menyurutkan niat untuk bisa mem-posting Catatan Nonton di setiap akhir bulan. Meski kuantitasnya cenderung menurun beberapa waktu belakangan ini.
Dan... besok sudah mulai memasuki tahun baru, saya pun masih berharap untuk terus bisa membuat post ini lagi sampai... entah tidak tahu sampai kapan. Tapi yang pasti, demi menutup berakhirnya tahun 2015 sekaligus tanda menggenapkannya Catatan Nonton dalam kurun waktu dua tahun ini, berikut kumpulan short review film yang masuk edisi Catatan Nonton bulan Desember ini. Here it is! 
And Happy New Year!!!

Pan (2015) (22/12/15)


Short review:
Kisah Peter Pan versi Warner Bros. ini memang tak seperti yang kita dengar. Tapi itu tidak menjadi masalah jika filmnya menyenangkan. Sedikit harapan memang layak disandangkan pada seorang Joe Wright. Wright memang berhasil memberi nyawa pada ‘Pan’ lewat desain produksinya yang ok, baik dari set, kostum, karakter dan visualnya yang ciamik. Namun ‘Pan’ sendiri seolah terjangkit virus yang sama di hollywood, dimana ‘Pan’ hendak menjadi sebuah film blockbuster yang megah dan penuh kehebohan disana-sini. Namun pada akhirnya melewatkan aspek narasi yang juga harus digarap dengan baik.
Skor: 3/5

Negeri van Oranje (2015) (23/12/15)


Short review:
Review filmnya bisa dilihat disini.
Sementara review bukunya bisa dilihat disini.
Skor: 3/5

The Walk (2015) (24/12/15)


Short review:
Dalam beberapa kasus, ada film yang memang tidak difokuskan pada hasil akhir melainkan pada prosesnya. Dan ‘The Walk’ adalah salah satu diantaranya. Mungkin hampir sebagian orang didunia mengenal seorang Philippe Petit, seorang artis akrobatik Perancis spesialis berjalan diatas kawat. Petit pernah menghentak dunia saat ia melakukan hal gila, menyeberangi gedung WTC dengan seutas kawat. Apakah dia berhasil? Ya, tentu saja. Tapi seperti yang saya singgung di awal, bahwa ‘The Walk’ memang tidak berfokus pada hasil akhirnya melainkan pada prosesnya. Dan Robert Zemeckis berhasil mengemas proses itu dengan sangat apik walaupun sempat tersendat di awal-awal. Perjalanan menyeberangi gedung tertinggi saat itupun menjadi tidak mudah karena banyak faktor yang juga turut mempengaruhinya. Dan inilah bagian menariknya. Sebelum akhirnya sebuah klimaks menghantarkan kita pada sensasi mendebarkan penuh ketegangan.
Skor: 3,75/5

Hotel Transylvania 2 (2015) (26/12/15)


Short review:
Semenjak film pertamanya dirilis 2012 lalu, ‘Hotel Transylvania’ cukup berhasil memberikan sarana hiburan keluarga yang ringan. Walaupun kualitasnya tidak bisa dibandingkan dengan film seangkatannya macam ‘Wreck-It Ralph’ atau ‘Frankenweenie’, tapi perolehan box-office sudah jadi alasan kenapa sekuelnya muncul tahun ini. Kembali ditangani orang yang sama yakni Genndy Tartakovski, ‘Hotel Transylvania 2’ masih memiliki tone yang sama seperti predesesornya. Tidak ada yang banyak berubah di semua lininya. Premisnya sebenarnya bisa dibuat kaya akan konflik jika melihat sosok dilematis Dennis yang notabene merupakan seorang anak hasil perkawinan dua makhluk berbeda. Meski masih memunculkan sisi itu tapi apa yang dilakukan Genndy Tartakovski masih terlalu aman. Biarpun begitu ‘Hotel Transylvania 2’ tetap bisa menjalankan tugasnya sebagai sarana hiburan keluarga yang ringan di waktu senggang.
Skor: 3/5

0 comments